Ibu saya hanya memiliki satu mata. saya sangat membencinya, dia sangat memalukan. Dia bekerja sebagai tukang masak untuk menghidupi keluarganya. Pada suatu hari, ibu pergi ke sekolah saya hanya untuk melihat saya. Saya merasa sangat malu, bagaimana bisa dia melakukan hal ini kepada saya?
Saya menolaknya, menatapnya dengan tatapan penuh kebencian dan berlari menghindarinya. Keesokan harinya di sekolah, teman kelas saya berkata : “Heeee, mamanya hanya punya satu mata saja.” Saya merasa seperti terkubur hidup-hidup, dan ingin rasanya ibu saya menghilang selamanya.
Suatu hari saya berteriak kepadanya : “Jika ibu ingin saya ditertawakan, kenapa ibu tidak mati saja?”
Tampilkan postingan dengan label It's mine. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label It's mine. Tampilkan semua postingan
Jumat, 11 Februari 2011
MOTHER, MAMA, IBU
Label:
inspiring story,
It's mine
0
komentar
Jumat, 04 Februari 2011
SADARKANLAH DAN SETIALAH
Label:
It's mine,
Lirik Lagu
4
komentar
Hidup ini seperti uap air
Sekarang terlihat kemudian hilang
Apakah engkau sudah siap sedia
Bila saat ini Tuhan memanggilmu
Apa artinya Engkau miliki dunia ini
tapi, jiwamu nanti binasa
Apa artinya Engkau miliki dunia ini
tapi kau tak miliki kes'lamatan
Hidup ini seperti bunga di padang
Hari ini mekar esok layu
kita tak tahu nanti apakan terjadi
Mungkin hari ini kita menghadap-Nya
Sekarang terlihat kemudian hilang
Apakah engkau sudah siap sedia
Bila saat ini Tuhan memanggilmu
Apa artinya Engkau miliki dunia ini
tapi, jiwamu nanti binasa
Apa artinya Engkau miliki dunia ini
tapi kau tak miliki kes'lamatan
Hidup ini seperti bunga di padang
Hari ini mekar esok layu
kita tak tahu nanti apakan terjadi
Mungkin hari ini kita menghadap-Nya
Sadar dan kembalilah sebelum terlambat
jangan tunda sampai esok hari
Ambillah keputusan saat ini juga
Karena mungkin esok,maut sudah menjemputmu.
Berbahagialah kau yang tetap setia
Karna kan dipakaikan, mahkota
Kau akan bersama Dia
di tempat yang indah
dan kau akan hidup selamanya...
dan kau akan hidup selamanya...
*Jams Cellose*
Sadar dan kembalilah sebelum terlambat
jangan tunda sampai esok hari
Ambillah keputusan saat ini juga
Karena mungkin esok,maut sudah menjemputmu.
mendengar lagu ini,
membuatku semakin mengerti bagaimana bersikap
untuk segera mengatakan TIDAK!!!
terhadap tawaran dan godaan setan.
jangan berkompromi dengan setan, karena akan menjadi panjang.
segera katakan tidak dan jangan pedulikan teriakkannya...
maka dirimu kan jadi pemenang,,,,,,
Amin.
jangan tunda sampai esok hari
Ambillah keputusan saat ini juga
Karena mungkin esok,maut sudah menjemputmu.
Berbahagialah kau yang tetap setia
Karna kan dipakaikan, mahkota
Kau akan bersama Dia
di tempat yang indah
dan kau akan hidup selamanya...
dan kau akan hidup selamanya...
*Jams Cellose*
Sadar dan kembalilah sebelum terlambat
jangan tunda sampai esok hari
Ambillah keputusan saat ini juga
Karena mungkin esok,maut sudah menjemputmu.
mendengar lagu ini,
membuatku semakin mengerti bagaimana bersikap
untuk segera mengatakan TIDAK!!!
terhadap tawaran dan godaan setan.
jangan berkompromi dengan setan, karena akan menjadi panjang.
segera katakan tidak dan jangan pedulikan teriakkannya...
maka dirimu kan jadi pemenang,,,,,,
Amin.
Minggu, 16 Januari 2011
Apakah Allah Ada?
Label:
It's mine,
Sejenak Bijak
0
komentar
“Katakan kepada saya,” kata seorang ateis.
“Apakah Allah itu sungguh-sungguh ada?”
Jawab sang guru, “Jika kamu menginginkan saya sungguh-sungguh jujur saya tidak akan menjawab.”
Para murid penasaran mengapa ia tidak menjawab?
“Karena pertanyaannya tidak dapat dijawab, “ kata sang guru.
“Jadi guru juga ateis?”
“Tentu saja tidak. Orang ateis membuat kesalahan karena menyangkal kenyataan yang tidak mungkin djelaskan.”
Setelah diam sejenak, ia menambahkan :
“Dan orang teis membuat kesalahan karena mencoba menjelaskannya.”
Cerita diatas pernah saya baca dan jadi catatan dalam diari saya tertanggal 23 April 2002.
Cerita yang singkat dan dalam artinya. Berkesan sangat buat saya. Kesalahan yang terjadi di muka bumi ini adalah kesalahan orang teis. Yakni, mencoba menjelaskan apakah Allah itu ada? Dan satu lagi pertanyaan, di rumah agama manakah Allah tinggalJ. Pentingkah semua penjelasan yang hanya bertujuan untuk membenarkan kebenaran yang sebenar-benarnya dari satu agama tertentu. Usaha menjelaskan yang tidak jarang berakhir pada cacian, hujatan dan terbesar perang agama.
Tak perlu menghujat, tak perlu merasa paling benar. Yang saya tahu saya percaya Tuhan, saya belajar untuk mengimaninya dan mempraktekkannya dalam hidup. Agama yang saya anut, menjadi media buat saya untuk menemukan kebenaran, kebaikan dalam hidup, kedamaian, dan janji setia.
Ketika dalam perjalanan hidup saya, saya menemukan bahwa agama yang saya anut adalah agama yang paling benar. Cukup saya sajalah yang tahu, dan saling menguatkan dengan saudara yang seiman dengan saya, dengan tujuan untuk memperkaya dalam kekayaan Allah.
Berusaha menjelaskan kebenaran dan meyakinkan sesama yang tak seiman, seperti membuang garam ke laut. Melelahkan, menyedihkan, menyakitkan hati.
Biarlah kebenaran yang telah kita dapatkan terus tumbuh dalam hati kita. Mengimaninya, terus memupuknya, menindaklanjutinya dalam perbuatan hingga berbuahkan kebaikan, kedamaian dan juga cinta kasih.
Dalam ada yang tiada, dalam terang yang samar, dalam gelap yang kelabu, dalam ruang tak berbatas, dalam waktu tak terentang, dalam rupa yang cantik, dalam rupa yang buruk, dalam tubuh yang sehat, tubuh yang sakit, dalam kebersamaan, dalam jarak, dalam koordinat 0,0, dalam penjelasan yang tak lagi jelas maknanya, “Allah ada.”
Bagaimanakah menjelaskannya bahwa Allah ada....? owh tidak saya mulai membuat kesalahan seorang teis....:).
Tapi sungguh Allah ada....”Allah ada dan hanya sejauh doa.”
Langganan:
Postingan (Atom)