Terkadang kita merasa
Tak ada jalan terbuka
Tak ada lagi waktu
Terlambat sudah
Tuhan tak pernah berdusta
Dia selalu pegang janjiNYa
Bagi orang percaya, mujizat nyata
Dia mengerti, Dia peduli
Persoalan yang sedang terjadi
Dia mengerti, Dia Peduli
Persoalan yang kita alami
Namun, satu yang Dia minta
Agar kita percaya
Sampai mujizat menjadi nyata
song by : MAria Shandi
Senin, 12 Desember 2011
Dia Tuhan Lebih Besar Dari Apapun
Label:
Note,
Puisi
0
komentar
ketika Imanmu sedang kering, hati dipenuhi awan dukacita nan tebal...
bahkan Doa pun seperti tak sanggup menopangmu...
sukacita, keceriaan sperti dikungkung oleh sang iblis...
maka dengarkanlah puji-pujian,
ikutlah bernyanyi, bernyanyilah...
suarakanlah, gemakanlah di setiap sudut2 hatimu...
tentang kebesaran Tuhan, tentang kebaikanNya..
dan rasakanlah beban yang terlepas..
bergantikan damai yang mengalir, di seluruh aliran darahMU.
rasakanlah KehadiranNYA kini...
Luar Biasa Indah dan menguatkan..
yang aku tahu ada kasih yang sungguh besar...
membalut luka-luka hati,
ada jamahan disana, ada senyum pemahaman ;
bahwa Dia Tuhan lebih besar dari apapun...
dan ada Doa untuk mereka yang sudah meninggalkan luka...
Doa yang tulus, agar mereka pun boleh beroleh damai dan
Kasih karunia...
Tuhan, Terima kasih
dalamMU segalanya indah, damai dan Luar Biasa...
Halleluya...
bahkan Doa pun seperti tak sanggup menopangmu...
sukacita, keceriaan sperti dikungkung oleh sang iblis...
maka dengarkanlah puji-pujian,
ikutlah bernyanyi, bernyanyilah...
suarakanlah, gemakanlah di setiap sudut2 hatimu...
tentang kebesaran Tuhan, tentang kebaikanNya..
dan rasakanlah beban yang terlepas..
bergantikan damai yang mengalir, di seluruh aliran darahMU.
rasakanlah KehadiranNYA kini...
Luar Biasa Indah dan menguatkan..
yang aku tahu ada kasih yang sungguh besar...
membalut luka-luka hati,
ada jamahan disana, ada senyum pemahaman ;
bahwa Dia Tuhan lebih besar dari apapun...
dan ada Doa untuk mereka yang sudah meninggalkan luka...
Doa yang tulus, agar mereka pun boleh beroleh damai dan
Kasih karunia...
Tuhan, Terima kasih
dalamMU segalanya indah, damai dan Luar Biasa...
Halleluya...
Sesuatu dan Berarti
Label:
Note
0
komentar
Sesuatu menjadi penting ketika saya memberikan ruang untuk suatu kepentingan
sesuatu menjadi berharga ketika saya memilih memberikan penghargaan akan sesuatu.
di antara seribu kepentingan dan penghargaan,
keberanian untuk berkata tidak pada banyak hal yang sesungguhnya tidak penting dan tidak berharga, akan membebaskan saya dan
membuat hidup saya lebih berarti...
di antara seribu kepentingan dan penghargaan,
keberanian untuk berkata tidak pada banyak hal yang sesungguhnya tidak penting dan tidak berharga, akan membebaskan saya dan
membuat hidup saya lebih berarti...
Minggu, 11 Desember 2011
Allah di Dalam Hatiku
Label:
Note
0
komentar
Nafas Tuhan senantiasa ada dalamku,
Angin yang berhembus dari surga.
Aku membuka diri untuk membiarkan hembusan nafasNYA,
Memenuhi ruang hatiku,
Tak tersentuh, tak termiliki.
Aku harus membiarkannya tinggal dan mengijinkan hembusan itu
Mengendalikanku seutuhnya, hingga aku dapat memanifestasikan diriku,
Diriku yang sebenarnya, keberadaan jiwaku.
Diri yang kukenali kemudian adalah diri yang agung, seperti yang telah dijanjikan.
Diri sebagai mempelai bagi Dia yang dinanti-nantikan selama ini,
Dan aku terbangun, tersadar, dengan kehadiran Allah di dalam hatiku.
Rabu, 07 Desember 2011
Bukan Kerikil
Label:
cerita bijak
0
komentar
Di Pulau Channel di Jersey, di bukit yang menghadap ke dermaga, kutemukan sebuah bangku yang sudah usang dan berlumut.
Satu abad yang lalu, ketika Victor Hugo sedang dikucilkan, sakit, dianiaya oleh Perancis yang dicintainya, dia mendaki bukit ini setiap sore dan, sambil menatap matahari terbenam, melakukan meditasi dengan khusyuk.
Di akhir meditasinya, dia bangkit dan, sambil memilih kerikil dengan ukuran beragam-kadang kecil, di saat lain yang lebih besar-dilontarkannya kerikil ke hamparan air dibawahnya.
Perbuatannya tidak luput dari perhatian sekelompok anak yang sedang bermain di dekat situ.
Pada suatu senja, seorang anak perempuan, yang lebih berani daripada anak lainnya, bergerak maju.
“Monsieur Hugo, mengapa Anda kemari dan melemparkan batu kerikil?”
Sang penulis ulung itu terdiam, kemudian tersenyum getir.
“Bukan kerikil, Nak. Aku melemparkan rasa iba kepada diri sendiri ke laut.”
A. J. CRONIN
Sabtu, 03 Desember 2011
Nyanyian Dan DOA
Label:
Sms Happy Sunday
0
komentar
Ketika Imanmu sedang kering, hati dipenuhi awan dukacita nan tebal,
sukacita, keceriaan sperti dikungkung oleh sang iblis,
Maka dengarkanlah puji-pujian,
ikutlah bernyanyi, bernyanyilah...
suarakanlah, gemakanlah di setiap sudut2 hatimu...
tentang kebesaran Tuhan, tentang kebaikanNya..
dan rasakanlah beban yang terlepas..
bergantikan damai yang mengalir, di seluruh aliran darahMU.
rasakanlah KehadiranNYA kini...
Luar Biasa Indah dan menguatkan..
yang aku tahu ada kasih yang sungguh besar...
membalut luka-luka hati,
ada jamahan disana, ada senyum pemahaman ;
bahwa Dia Tuhan lebih besar dari apapun...
dan ada Doa untuk mereka yang sudah meninggalkan luka...
Doa yang tulus, agar mereka pun boleh beroleh damai dan
Kasih karunia...
Tuhan, Terima kasih
DalamMU segalanya indah, damai dan Luar Biasa...
Halleluya...
Selamat Hari MInggu
bahkan Doa pun seperti tak sanggup menopangmu,
sukacita, keceriaan sperti dikungkung oleh sang iblis,
Maka dengarkanlah puji-pujian,
ikutlah bernyanyi, bernyanyilah...
suarakanlah, gemakanlah di setiap sudut2 hatimu...
tentang kebesaran Tuhan, tentang kebaikanNya..
dan rasakanlah beban yang terlepas..
bergantikan damai yang mengalir, di seluruh aliran darahMU.
rasakanlah KehadiranNYA kini...
Luar Biasa Indah dan menguatkan..
yang aku tahu ada kasih yang sungguh besar...
membalut luka-luka hati,
ada jamahan disana, ada senyum pemahaman ;
bahwa Dia Tuhan lebih besar dari apapun...
dan ada Doa untuk mereka yang sudah meninggalkan luka...
Doa yang tulus, agar mereka pun boleh beroleh damai dan
Kasih karunia...
Tuhan, Terima kasih
DalamMU segalanya indah, damai dan Luar Biasa...
Halleluya...
Selamat Hari MInggu
Kamis, 01 Desember 2011
Si Kecilku
Label:
Renungan
0
komentar
Dalam lagu Yiddish "Main Yingele"
(Si Kecilku), seorang ayah menyanyikan lagu ini untuk mengantar anaknya tidur :
Kupunya seorang anak, anakku yang masih
kecil,
Seorang anak lelaki yang
baik.
Setiap kali aku
melihatnya, tampak bagiku
Seluruh dunia ini serasa
milikku.
Tetapi jarang, jarang
sekali kulihat
Anakku sedang terjaga dan
ceria.
Aku hanya melihatnya
tatkala dia sedang tidur;
Karena aku hanya ada di rumah
di waktu malam.
Hari masih pagi sekali
saat kuberangkat kerja;
Ketika kupulang, hari
sudah larut.
Tak kukenal darah
dagingku sendiri,
Tak kukenal wajah anakku.
Saat kupulang dengan
badan lelah
Ketika hari sudah gelap,
Istriku yang pucat
berseru kepadaku:
“Mestinya kaulihat anak
kita bermain.”
Kuberdiri disamping
tempat tidurnya;
Kupandang dan kucoba
mendengarnya.
Dalam mimpinya dia
berbisik :
“Mengapa Ayah tak ada
disini?”
Lagu ini ditulis pada
tahun 1887. Sekarang ayah dan ibu tidak lagi bekerja seperti budak di pabrik,
namun kepiluan orangtua yang menusuk dirinya dengan pedang ambisi belum
berubah. Hanya berganti alamat saja.
Jefrey K. Salkin.
Langganan:
Postingan (Atom)